Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us


widget

make widget
Please Vote Us
Enter Yahoo Topsites | Yahoo Rare Sites | Yahoo Booter Sites and Vote for this site !!!
Vote For Us
Top Blogs BOOTER-CENTER - Find me on Bloggers.com
Mau Pasang Iklan Disini? Resize Banner 460X61
ads ads ads peluang usaha

Thursday, October 13, 2011

Tips Pernikahan Bahagia untuk Istri Pencari Nafkah

Please Vote Us
Enter Yahoo Topsites | Yahoo Rare Sites | Yahoo Booter Sites and Vote for this site !!!
Vote For Us

Jakarta - Riset terbaru dari Universitas Oxford menemukan bahwa kini makin banyak istri yang bekerja ketimbang suami. Angkanya cukup drastis, suami yang bekerja kini menurun dari 92% ke 78%, sedangkan istri bekerja meningkat dari 56% ke 70%, seperti dikutip dari Daily Mail.

Hal ini diperkirakan karena tingkat PHK yang tinggi di Amerika & Inggris terjadi pada pria ketimbang wanita. Bagi wanita, hal ini menjadi berita yang baik, namun sebaliknya mereka juga memiliki tantangan baru, yakni menyeimbangkan kehidupan rumah tangga dengan suami.

Menurut penulis buku 'Female Breadwinners: How They Make Relationships Work', Dr Suzanne Doyle-Morris, kuncinya terletak pada bagaimana usaha untuk menjalankannya. Hal ini masih dianggap tabu bagi banyak orang, karena pemahaman kodrat wanita bekerja di rumah mengurus rumah tangga dan suami mencari uang, bukan sebaliknya.

Kecemburuan dan kompetisi sering timbul dalam rumah tangga, terlebih jika keduanya memiliki profesi yang sama. Beberapa pasangan bahkan tidak sanggup berkomunikasi sehingga berakhir dengan perceraian. Dr Doyle juga percaya, bahwa wanita yang mengejar kesuksesan karir dan menjadi ibu yang baik, tidak bisa sepenuhnya merasa bahagia.

Menjadi istri yang mencari nafkah untuk keluarga memang keras. Dengan persepsi masyarakat yang masih kolot, seorang wanita juga dihadapkan dengan problema rumah tangga yang membutuhkan pengertian tingkat tinggi. Apa yang sebaiknya dilakukan?

1. Biarkan suami memiliki aktivitas lain di luar rumah, seperti menjadi ketua perkumpulan orang tua di sekolah anak atau hal lainnya yang berhubungan dengan organisasi di lingkungan tempat tinggal. Hal ini berguna agar jati dirinya sebagai makhluk sosial tak terupakan dan sebagai pria, ia bisa tetap melatih rasa kepemimpinannya.

2. Saat menghabiskan waktu bersama di depan orang lain, biarkanlah suami yang membayar. Biarkanlah orang lain melihat bahwa dirinya tetap membiayai keluarga. Hal ini untuk mencegah ego pria yang terluka karena merasa tidak berguna dan lebih rendah.

3. Jangan pernah menyebutnya suami rumah tangga yang menganggur kepada orang lain. Jaga perasaannya dengan mengatakan bahwa ia tetap berbisnis dari rumah.

4. Dr Boyle mengungkapkan bahwa banyak pria yang menikmati aktivitasnya melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan wanita di rumah, seperti membereskan rumah hingga memasak. Dukunglah dia dan tunjukkan penghargaan Anda dengan memberikannya seks yang hebat.

4. Lebih dari 600,000 pria di Inggris menjaga anak di rumah. Menurut statistik nasional Inggris, fenomena ini mengalami peningkatan 10 kali dari tahun 2000. Hal ini menunjukkan sangatlah normal jika pria mulai mengurus anak, namun pastikan Anda telah membimbingnya atau mendapat bantuan yang lebih detail dari orangtua.

5. Menurut riset dari Aviva, tiga dari empat suami merasa beruntung bisa menghabiskan waktu dengan anaknya dan terasa lebih berkualitas ketimbang bekerja di kantor. Hanya satu dari 10 pria yang menganggap mengurus anak hanya pantas dilakukan wanita. Jika suami Anda berpikir ia tidak pantas mengurus anak, mungkin ia juga tidak pantas untuk menjadi pasangan Anda.

6. Anda tentunya senang jika pulang ke rumah, suami terlihat sedang membantu anak mengerjakan PR hingga menyiapkan makan malam untuk keluarga. Hal ini membutuhkan proses pembiasaan. Berikan ia dukungan dengan penyampaian yang jelas dan halus. Jangan terkesan menyuruh-nyuruh.

7. Bagaimanapun, istri yang mencari nafkah untuk keluarga bukan sesuatu yang tergolong biasa. Konflik emosi sering terjadi tanpa adanya kesepakatan dan pengertian yang terbaik dari kedua pihak. Lupakan perbedaan gender dan fokuslah terhadap kualitas rumah tangga yang penuh kasih sayang.

8. Beberapa pasangan mengalami kesulitan akan peranan yang terbalik ini. 5 tahun percobaan bisa menjadi tolok ukur sampai akhirnya Anda memutuskan untuk kembali menjadi ibu rumah tangga dan membiarkan suami yang mencari nafkah.

9. Pengorbanan diperlukan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Jangan sampai waktu akhir pekan Anda tersita untuk pekerjaan. Luangkan waktu bersama keluarga dan berikanlah rehat untuk suami setelah 5 hari penuh mengurus rumah tangga dan anak.

10. Ingatlah selalu bahwa dengan menjadi wanita karir, Anda kehilangan waktu melihat keluarga tumbuh kembang. Waktu tidak bisa diputar kembali, dan pastikan yang terbaik untuk keluarga ketika tiba saatnya Anda dihadapkan dengan anak-anak yang sudah menjadi remaja dan jarang berada di rumah karena kesibukannya masing-masing.

Related Post



Get Traffic Like Spam
Loading...

1 Comment:

  • Anonymous

    Omuegohyu ospuiwude uezouuh Natural Erectile Dysfunction Treatment imeoceu uotayiez!!

  • Post a Comment

    Section meetings - Registered
    recent entries

    users online



    ads ads ads ads
     

    networkedblogs

    B-C ON YAHOO

    Trafic

    Followers

    MyFreeCopyright.com Registered & Protected MyFreeCopyright.com Registered & Protected