Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us


widget

make widget
Please Vote Us
Enter Yahoo Topsites | Yahoo Rare Sites | Yahoo Booter Sites and Vote for this site !!!
Vote For Us
Top Blogs BOOTER-CENTER - Find me on Bloggers.com
Mau Pasang Iklan Disini? Resize Banner 460X61
ads ads ads peluang usaha

Saturday, July 16, 2011

Juru sita PN Jakpus gagal eksekusi rumah di Cempaka Putih

Please Vote Us
Enter Yahoo Topsites | Yahoo Rare Sites | Yahoo Booter Sites and Vote for this site !!!
Vote For Us

Jakarta-Booter-center: 

Tim juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) gagal mengeksekusi rumah di atas tanah seluas 125 M2 di Jalan Mawar No.24 RT 07 RW 01, Cempaka Putih Barat, karena mendapat perlawanan dari penghuni rumah Lili Tjandra (65).
Sebelumnya, 10 juru sita menemui Lili dan menyampaikan maksud kedatangan mereka untuk mengeksekusi rumah bercat putih itu. Namun, maksud mereka ditolak. Lili sambil berteriak histeris mempertahankan kediamannya yang telah dihuni sejak 1976 tersebut.
Di rumah itu, Lili tinggal bersama tiga anaknya. Suaminya, Tindra Rengat, merupakan sutradara film Bayi Ajaib. Ia meninggal dunia pada 2006.
“Jangan mentang-mentang kami miskin bisa seenaknya. Kami di sini tidak mengontrak, tetapi rumah sendiri. Jangan zalimi kami,”  kata Lili dengan suara keras.

Kasus sengketa rumah ini bermula saat Tindra mengontrak rumah tersebut pada 1976.  Namun, pada 1979, rumah itu dibeli Tindra dari sang pemilik Diding Sudirmawan seharga Rp2,5 juta. Diding, merupakan kakak dari Letkol Inf Tato Setiawan.

Pada 2001, Tato meminta keluarga Tindra mengosongkan rumah itu dengan alasan mengontrak. Keluarga Tindra menunjukkan bukti kwitansi jual beli rumah. Tetapi, Tato menolak dan membawa sengketa rumah ini ke PN Jakarta Pusat.  

Akhirnya, pengadilan menolak gugatan Tato. Ia banding ke Pengadilan Tinggi DKI. Namun, saat saat proses banding masih berlangsung tiba-tiba keluar surat eksekusi dari Pengadilan Tinggi pada 19 Oktober 2010.
Pengacara keluarga Tindra, Kamil Akhsan, menuturkan bahwa obyek yang dipermasalahkan adalah rumah nomor 25 yang dihuni kakak ipar Tato. Sedangkan yang dihuni kliennya adalah rumah nomor 24.
“Jadi, jelas salah alamat. Makanya, kami bingung kenapa penggugat ngotot menguasai rumah ini,” tambah Kamil. hy

Related Post



Get Traffic Like Spam
Loading...

0 Comment:

Post a Comment

Section meetings - Registered
recent entries

users online



ads ads ads ads
 

networkedblogs

B-C ON YAHOO

Trafic

Followers

MyFreeCopyright.com Registered & Protected MyFreeCopyright.com Registered & Protected