Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us


widget

make widget
Please Vote Us
Enter Yahoo Topsites | Yahoo Rare Sites | Yahoo Booter Sites and Vote for this site !!!
Vote For Us
Top Blogs BOOTER-CENTER - Find me on Bloggers.com
Mau Pasang Iklan Disini? Resize Banner 460X61
ads ads ads peluang usaha

Saturday, February 5, 2011

Wolfgang Pikal: Adjie Manajer yang Mau Mendengarkan

Please Vote Us
Enter Yahoo Topsites | Yahoo Rare Sites | Yahoo Booter Sites and Vote for this site !!!
Vote For Us



Jakarta - Asisten pelatih tim nasional Indonesia, Wolfgang Pikal, melayat ke rumah duka, memberi penghormatan terakhir kepada manajer timnas U-23 yang baru dipanggil Yang Mahakuasa.

Pikal datang ke kediaman almarhum di Jln. Taman Cilandak 3 Blok E14, Jakarta Selatan, pada Sabtu (5/2/2011) pagi, bersama antara lain asisten pelatih Widodo C. Putra dan dua pemain timnas U-23, Oktovianus Maniani dan Meiga Kurnia.

"Tiga hari yang lalu kami bertemu di lapangan. Wakut itu dia terlihat happy, tidak ada gangguan. Dia memang orang baru di sepakbola, tapi dia sangat menikmati di U-23," tutur Pikal.

"Dia orang yang terbuka, punya energi yang bagus. Kita kehilangan satu orang muda yang punya potensi ke depan. Tiap dua-tiga hari sekali dia pasti ke lapangan untuk bertanya bagaimana kebutuhan tim, konsultasi dengan (pelatih kepala) Alfred Riedl. Terakhir yang saya ingat adalah soal pergantian lapangan ke sintesis."

Ditambahkan Pikal, almarhum adalah pribadi yang hangat dan ramah. "Pokoknya kerja sama dia enak. Dia orang yang mau mendengar, menerima masukan dari siapapun."

Mengenai pengganti Adjie di posisi manajer, Pikal mengaku belum tahu. Walaupun semua pihak di timnas merasa sedih dan terpukul, namun pria berdarah Austria itu berharap agenda yang sudah ada tetap bisa dijalankan dengan baik.

"Sekarang, satu-dua hari pasti ada sedih. Kita semua memang terpukul dan sedih. Tapi show must go on. Kita ada target di bulan November, kita punya SEA Games. Kita belum tahu siapa nanti manajer penggantinya. Tapi sementara ada Pak Aga (Bakrie, asisten manajer) dan Pak Iman (Arif, deputi bidang teknis Badan Tim Nasional)."

Adjie Massaid menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (5/2/2011) dinihari WIB di RS Fatmawati, Jakarta. Pria 43 tahun yang sempat menimba ilmu sepakbola di Ajax Amsterdam itu sebelumnya sempat mengeluhkan sakit pada jantungnya.

Adjie, yang juga anggota DPR dari Partai Demokrat, terpilih menjadi manajer timnas Indonesia U-23 pada April 2010 lalu melalui rapat Eksekutif Komite PSSI. Kepergian Adjie hanya terjadi sekitar tiga pekan sebelum laga Indonesia menghadapi Turkmenistan di Pra Kualifikasi Olimpiade 2012.

Related Post



Get Traffic Like Spam
Loading...

1 Comment:

  • Anonymous

    And at home, Erotic Massage, mаssаgеs,
    beаuty tгеatments at ridіculοusly
    moԁest priсes cοmρared with the newег,
    shinier аnd bettеr facilitiеѕ the cruisе lines
    offer. Just bеgin to ρаnt rapiԁlу during thе peak of youг erоtic mаsѕаge sеssіon.



    My blοg: tantric massage in london

  • Post a Comment

    Section meetings - Registered
    recent entries

    users online



    ads ads ads ads
     

    networkedblogs

    B-C ON YAHOO

    Trafic

    Followers

    MyFreeCopyright.com Registered & Protected MyFreeCopyright.com Registered & Protected