Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us


widget

make widget
Please Vote Us
Enter Yahoo Topsites | Yahoo Rare Sites | Yahoo Booter Sites and Vote for this site !!!
Vote For Us
Top Blogs BOOTER-CENTER - Find me on Bloggers.com
Mau Pasang Iklan Disini? Resize Banner 460X61
ads ads ads peluang usaha

Saturday, January 22, 2011

2.002 Penderita AIDS di Jabar Diduga Kena HIV Sejak Sekolah

Please Vote Us
Enter Yahoo Topsites | Yahoo Rare Sites | Yahoo Booter Sites and Vote for this site !!!
Vote For Us

Bandung - Paling tinggi penderita AIDS di Jabar berusia 20 hingga 29 tahun, di mana jumlahnya mencapai 57 persen atau 2.002 dari 3.512 kasus AIDS hingga Desember 2010. Data itu menunjukkan para penderita diduga kuat sudah terinfeksi HIV sejak bangku sekolah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jabar sejak 1989 hingga Desember 2010 secara kumulatif terdapat 5.680 kasus HIV-AIDS di Jawa Barat. Di mana 3.512 merupakan penderita AIDS dan 2.168 HIV positif. Dari data tersebut, kasus AIDS yang paling tinggi tercatat pada kelompok usia 20 – 29 tahun, yaitu mencapai 2.002 kasus.

"Sinyalemen ini menunjukkan mereka bisa saja terinfeksi HIV sejak usia sekolah. Seperti diketahui, masa perkembangan HIV hingga menjadi AIDS bisa
berkisar 10 tahun," ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riadi MPH, dalam rilis yang diterima detikbandung, Sabtu (22/1/2011).

Karena itu, kata dia, sosialisasi pencegahan HIV-AIDS di sekolah harus semakin gencar dilakukan. "Sosialiasi itu bisa melalui kegiatan dan pelajaran di sekolah. Program pencegahan HIV-AIDS ini diharapkan efektif menekan laju kasus HIV di kalangan remaja, khususnya para pelajar," katanya.

Riadi juga menjelaskan program pengurangan dampak buruk narkoba suntik atau Harm Reduction di Jabar sudah mulai stabil dalam menekan laju kasus HIV
di kalangan pengguna napza suntik (penasun).

"Saat ini yang diperlukan adalah pengembangan dan perluasan layanan. Contohnya Program Terapi Rumatan Metadon  atau PTRM dapat diperluas hingga ke berbagai tempat  yang memiliki jumlah penasun tinggi," katanya.

Melalui PTRM, para pengguna narkoba suntik mendapat terapi agar mengalihkan kebiasaannya menyuntik narkoba dengan meminum obat metadon. Terapi dilakukan
di bawah pengawasan medis. Dengan demikian risiko penularan HIV akibat penggunaan jarum suntik bergantian di kalangan penasun dapat ditekan.

Hingga kini PTRM di Jawa Barat telah dijalankan di 10 tempat, yaitu di RS Hasan Sadikin Bandung, RSUD Kota Sukabumi, RSUD Kota Tasikmalaya, RSUD Kota Bekasi, RSUD Kota Cirebon, Puskesmas Bogor Timur, Puskesmas Sukarahayu Subang, Puskesmas Sukmajaya Depok, Lapas Banceuy dan Rutan Kebon Waru Bandung

Related Post



Get Traffic Like Spam
Loading...

0 Comment:

Post a Comment

Section meetings - Registered
recent entries

users online



ads ads ads ads
 

networkedblogs

B-C ON YAHOO

Trafic

Followers

MyFreeCopyright.com Registered & Protected MyFreeCopyright.com Registered & Protected